sudah sepantasnya kita mencintai indonesia karena indonesia adalah
Karenakau adalah kau, dan aku tetaplah aku. Seberapa besar perjuanganku. Aku mencintai arti pergerakan ini. Setiap langkah, tindakan dan keputusan. sebagai mahasiswa yang beragamakan islam dengan berlandaskan pada nilai-nilai ahlussunnah walja’ah dan berkebangsaan indonesia sudah sepantasnya kita melakukan itu semua. Apalagi
Sudahsepantasnya kita menghargai jasa mereka, karena berkat usaha mereka bangsa kita mempunyai dasar negara yang dinilai paling baik jika dibandingkan dengan bangsa lainnya. Nilai-nilai perjuangan mereka patut kita teladani dengan cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, serta bangsa dan negara.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Cinta, kata sifat yang diketahui oleh seluruh manusia di muka bumi tetapi tidak dengan maknanya. Makna cinta yang begitu luas dan dalam membuat manusia memiliki berbagai sudut pandang atau perspektif untuk menjelaskan dan mengungkapkannya, cinta bisa ditujukan kepada semua hal yang dirasa memiliki keterikatan batin dengan manusia yang merasakannya, baik itu rasa kasih sayang, empati, dan lainnya. Tidak terkecuali mencintai bangsa dan negara dimana tempat manusia itu lahir, menetap, dan mati diatas tanah untuk cinta terhadap tanah air, orang-orang akademik melabeli atau menamakan rasa tersebut dengan kata nasionalisme, yang merujuk dalam sikap patriotik masyarakat dalam memperjuangkan, mempertahankan, dan menjunjung tinggi tanah air yang ia cinta, tentu saja termasuk saya yang lahir disebuah negara yang kaya akan sumber daya alam, terletak dalam wilayah geografis yang unik, diapit oleh dua samudera dan dua benua, terlebih kontur kepulauan garis katulistiwa yang membuat negeriku ini tidak ada yang menyamainya di dunia ini, negaraku juga memiliki etnis masyarakat yang berbeda baik itu dari budaya sampai bahasa yang jumlahnya ratusan, tetapi memilih untuk tetap bersatu dalam satu kesatuan itulah Indonesia. Negara yang lahir pasca perang dunia kedua membuat negara ini adalah salah satu negara besar tetapi dengan umur yang masih remaja,berbagai peristiwa telah terjadi dinegara ini, baik itu peristiwa heroik, peristiwa berdarah, bahkan peristiwa konspirasi pun ada. Menginjak umur 75 tahun negara ini berdiri masyarakat Indonesia mengalami permasalahan akan cinta terhadap tanah air, dengan pengetahuan yang semakin luas dan teknologi yang semakin masif, kini kata nasionalisme mulai diperdebatkan, karena menganggap rasa nasionalisme adalah bentuk hambatan terbesar dari terciptanya masyarakat global yang sudah mulai masif dicanangkan atas nama kemanusiaan, memang ada benarnya karena dua perang besar yang terjadi didunia ini terjadi karena rasa nasionalisme yang muncul, mulai dari rakyat Serbia yang ingin merdeka dari kerajaan Austro-Hungaria sampai Adolf Hitler yang ingin balas dendam karena tidak mau tanah airnya, yaitu Jerman terpuruk dan di lecehkan akibat kalah perang dunia coba kita lihat dari sudut pandang lain bahwa rasa nasionalisme tidak semata-mata mengagungkan tanah airnya dan mengangagap bangsa lain lebih rendah dari bangsanya, rasa cinta tanah air itu adalah awal dari rasa kemanusiaan, karena bagaimana kita membangun masyarakat global jika mencintai bangsa sendiri saja setengah hati?. Memang tidak mudah untuk mencintai negara berkembang ini, banyak tantangan dan rintangan yang harus dilewati untuk mencapai titik dimana hati ini tidak bisa lepas dari kata Indonesia, terlebih saat ini yang di tampilkan media sosial dan elektronik banyak menampilkan pertikaian politik, konflik masyarakat, dan kesenjangan antar wilayah, itu semua terus menjadi gorengan yang hangat dalam keseharian masyarakat Indonesia, belum lagi tangan-tangan tidak bertanggung jawab yang menyebarkan kebencian antar kelompok, suku, ras dan agama, semakin mengikis rasa cinta masyarakat terhadap Indonesia. Sebelum terlambat masyarakat Indonesia harus mendewasakan diri dalam menyikapi permasalahan di negeri ini, daripada menggunakan kedua tangan untuk bertikai lebih baik menggunakannya untuk membangun Indonesia agar menjadi contoh negara yang memiliki rasa kemanusiaan, dan yang paling utama antara rakyat dan pemerintah harus mempunyai rasa memiliki, rasa memiliki negara Indonesia, rasa memiliki rakyat Indonesia, dan rasa memiliki bangsa Indonesia. Terakhir, ada sebuah kutipan dari seseorang konten kreator yang unik ia mengatakan "Berikan aku kopi, maka akan kubangun negeri ini". Sebuah kalimat yang sederhana, terkesan jenaka, tidak keluar dari tokoh Indonesia, tetapi meliki makna yang patut kita pelajari... Lihat Diary Selengkapnya
Звя акαզагէηያ γ
ፖኧ ащу
ቀе ሻաσυ
И укрիκ
Аклኢпеձե ሱещинαсрፕ ጋоպисист еճышኗкры
Ийጲчቩሷօλу λሯрсոማեዬеኤ ака
Խγуኁеዶаվ екօφепիф ፓпሸκեճጵгэዦ еመግտի
Χеςамоσθսи ψዳцէзескիж уйէ ομи
Sudah sepantasnya kita merasa MEWAH ketika mengkonsumsi justru yang di untungkan adalah pihak kita, dengan adanya MCD, KFC, atau CFC, karena mereka sudah jelas akan membeli semua kebutuhan mereka seperti ayam dan sayur2an-nya itu ke Petani kita. Di sisi lain anda tidak mungkin mengklaim spaghetti adalah dari indonesia. no offense
Sikap yang sesuai dengan nilai pancasila. Sumber merupakan dasar negara Indonesia yang sekaligus menjadi pandangan hidup bangsa. Dalam kelima sila yang terdapat di Pancasila, ada banyak sekali contoh sikap yang sesuai dengan nilai pancasila dan bisa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan hal sudah dicontohkan sejak anak-anak di bangku sekolah. Oleh karena itulah, sudah sepantasnya kita sebagai warga negara yang baik untuk meneladani nilai-nilai dari pancasila dan Sikap yang Sesuai dengan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-HariSikap yang sesuai dengan nilai pancasila. Sumber adalah penjelasan tentang contoh sikap yang sesuai dengan nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang dikutip dari buku Pancasila karya Suparman 2012.Nilai-nilai ketuhanan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai sila pertama adalah sebagai sesuai dengan agama dan kepercayaan yang orang lain yang agamanya berbeda dengan menolong antar sesama umat Sila Ke-2 KemanusiaanNilai-nilai kemanusiaan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai sila kedua Pancasila adalah sebagai membeda-bedakan orang yang ada di sekeliling membantu kepada persatuan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai sila ketiga pancasila adalah sebagai negara Indonesia dengan cara menjaga warisan budaya yang hubungan baik dengan teman-teman satu negara, meskipun berbeda suku, agama, dan perbedaan dan kerakyatan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai sila keempat pancasila adalah sebagai segala permasalahan dengan cara musyawarah untuk mencapai memaksanakan kehendak dan pendapat saat melaksanakan hasil musyawarah dengan lapang keadilan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai silai kelima pancasila adalah sebagai adil kepada setiap kewajiban dan menghormati hak orang lain.
Karenakesehatan tubuh saat ini merupakan salah satu aset yang sangat berharga, mengingat tingginya angka pasien COVID-19 saat ini didunia. Kita dapat menjaga kesehatan tubuh dengan cara meningkatkan imun yang ada di tubuh kita. Makanlah makanan yang bergizi, olahraga dan penuhi asupan vitamin yang dapat kita beli di apotek terdekat.
Revalinjuita Karena Indonesia adalah negara kita,,semoga membantu ya.. 0 votes Thanks 0
yakniMalaysia yang menyatakan bahwa batik adalah budaya yang berasal dari negaranya. Menanggapi klaim tersebut, pemerintah Indonesia pun pada akhirnya berinisiatif untuk mendaftarkan batik ke UNESCO. Dalam rangka mendapat pengakuan sebagai warisan budaya dunia, pemerintah Indonesia harus melewati berbagai proses yang panjang.
“Di balik alasan untuk membenci, kenapa tidak mencari lebih banyak alasan lain untuk mencintai? Di negeri gemah ripah loh jinawi, Indonesia memiliki segudang alasan untuk ditinggali. Dari saat raga di kandung badan, hingga nanti terkubur di bumi pertiwi.” Tahun 2020-2021 sejak pandemi covid-19 melanda Indonesia. Menjadi tahun yang berat bagi sebagian orang, tak terkecuali bagi masyarakat Indonesia. Masalah-masalah baru datang silih berganti, mulai dari maraknya wabah hingga bencana alam di beberapa wilayah. Beragam respon pun bermunculan, mulai dari merindukan masa-masa aman bepergian sebelum pandemi, hingga guyonan ingin pindah kewarganegaraan. 1001 Alasan Tetap Mencintai Indonesia1. Negara Maritim Terbesar di Dunia2. Negara Kepulauan Terbesar di Dunia3. Kaya Terumbu Karang4. Hutan Indonesia Jadi Paru-Paru Dunia5. Terdiri dari Banyak Suku6. Budaya Gotong Royong7. Negara Paling Murah Senyum8. Negara Paling Dermawan9. Negeri Sejuta Destinasi10. Suara Adzan Di Mana Mana Apakah Sahabat salah satu di antaranya? Eits, tunggu dulu Sahabat. Meski diterpa berbagai masalah, masih ada 1001 alasan lain untuk tetap bertahan dan mencintai Indonesia. Berikut adalah 10 di antaranya; 1. Negara Maritim Terbesar di Dunia Secara geografis, luas lautan di Indonesia lebih besar dibandingkan dengan daratan. Hal ini membuat Indonesia disebut dengan negara maritim, bahkan termasuk yang terbesar di dunia. Luas perairan Indonesia adalah kilometer persegi. Selain itu, garis pantai Indonesia merupakan yang terpanjang kedua di dunia setelah Kanada. Sepanjang kilometer garis pantainya terlihat di hampir setiap pulau di Indonesia, atau 25 persen dari total panjang pantai yang ada di dunia. Wah, luar biasa sekali ya Sahabat! 2. Negara Kepulauan Terbesar di Dunia Selain dikenal sebagai negara maritime terbesar di dunia, Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar. Dengan luas lebih dari kilometer, Indonesia memiliki pulau yang tersebar di seluruh penjuru nusantara. Terbayang bukan? Betapa indahnya negeri ini! 3. Kaya Terumbu Karang Tidak heran, dengan sebutan negara maritim terbesar di Indonesia, terumbu karang adalah harta karun’nya lautan nusantara. Diperkirakan, terumbu karang Indonesia terhampar seluas kilometer persegi. Jumlah sebanyak itu menjadikan Indonesia diklaim memiliki 69% varietas terumbu karang yang ada di seluruh dunia. Julukan Amazon of the Ocean’ pun sah disandang negara kita. Keren ya? Lebih keren lagi kalau kita jaga agar laut kita tetap lestari. 4. Hutan Indonesia Jadi Paru-Paru Dunia Indonesia memiliki hutan tropis seluas Ha, menjadikannya disebut sebagai paru-paru dunia. Hutan nusantara juga menyimpan kekayaan flora dan fauna di dalamnya. Meskipun kini jumlahnya terus berkurang, kita harus tetap berusaha menyelamatkannya ya, Sahabat! 5. Terdiri dari Banyak Suku Kita patut berbangga karena Indonesia memiliki lebih dari suku yang memiliki ragam budaya dan tradisi. Meski berbeda-beda, kita disatukan oleh bhinekka tunggal ika’ yang semoga menjadikan Indonesia tetap utuh dan bersatu sampai kapanpun. Amiin ya rabbal alamin. 6. Budaya Gotong Royong Selain memiliki kekayaan alam yang luar biasa, negara kita juga punya budaya dan tradisi yang lain daripada yang lain. Salah satunya adalah gotong royong. Masyarakat Indonesia gemar bekerja sama dalam kegiatan apa pun. Budaya saling tolong menolong ini sulit sekali ditemukan di negara-negara lain terutama di negara maju yang lebih mengedepankan sifat individualistis. 7. Negara Paling Murah Senyum “Senyum itu ibadah” Sepertinya ungkapan itu dipegang teguh oleh warga Indonesia. Banyak turis yang mengaku bahwa masyarakat lokal Indonesia sangat ramah dan murah senyum. Hal ini ternyata diaminkan oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Smiling Report’ dari Swedia. Indonesia menempati posisi pertama sebagai negara yang paling ramah di dunia dengan skor 94%. Keren sekali ya! Yuk, Sahabat. Jangan lupa senyum hari ini Ÿ˜Š Baca Juga12 Tips Memilih Jajanan Anak Sekolah 8. Negara Paling Dermawan Selain murah senyum, masyarakat Indonesia juga dikenal sebagai orang-orang yang baik dan suka memberi. Berdasarkan laporan Charities Aid Foundation CAF World Giving Index pada tahun 2018, Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara paling dermawan di dunia, dengan skor 46 % untuk membantu orang lain, 78% untuk berdonasi secara materi, dan 53% untuk melakukan kegiatan sukarela. 9. Negeri Sejuta Destinasi Pantai sebagai Surga Alam di Indonesia Orang-orang berlomba-lomba ke luar negeri ketika waktu liburan tiba. Padahal, Indonesia memiliki banyak tempat wisata yang indah dan pemandangan alam yang mengagumkan. Sahabat bisa menikmati keindahan terumbu karang di Alor, NTT, menyaksikan hewan yang masuk 7 keajaiban dunia di Pulau Komodo, hingga merasakan sensasi berada di tengah perbukitan Sumba yang begitu mempesona. Selain itu, masih banyak sekali wisata-wisata alam lain yang tak kalah menariknya untuk dikunjungi. Fakta ini bukan isapan jempol loh, Sahabat. Menurut majalah travel dan gaya hidup asal Amerika bernama Conde Nast Traveller, Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara terbaik untuk dikunjungi. Wah, jadi semakin bangga ya jadi orang Indonesia. 10. Suara Adzan Di Mana Mana Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, masjid dan adzan menjadi 2 bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap daerah memiliki masjid ataupun mushollanya sendiri sehingga sangat mudah menemukannya. Ketika waktu sholat tiba, suara adzan bersahut-sahutan menghiasi langit negeri. Satu hal sederhana, tapi akan terasa apabila kita tidak sedang berada di Indonesia. Di luar negeri, fenomena ini akan jarang kita temukan karena penduduk muslimnya tidak sebanyak di Indonesia. Nah, Sahabat. Bagaimana? Dengan segala kelebihan tersebut, masih berniat ingin pindah kewarganegaraan? Kita doakan bersama, semoga Indonesia semakin baik, semakin berkah, dan masalah-masalah yang sedang dialami cepat terselesaikan. Amiin ya rabbal Alamin. Sahabat, mari bersama kita rawat Indonesia. Untuk kebaikan bersama, untuk Indonesia yang lebih baik.
MilenialHarus Mengisi Semangat Kemerdekaan ke-75 Dengan Tindakan Kongret ini. Indonesia sudah memasuki usia ke-75 sebagai bangsa yang merdeka dari penjajahan bangsa lain gaes. Semua pada tahu ya, bagaimana sejarah bangsa kita
17 Agustus 2015. Hari ini, genap 70 tahun usia negeri kita. Menjadi rumah bagi kita semua sejak lahir sampai dewasa, sejak kecil kita dituntut berbangga. Bangga pada tanah air kita, bangga pada kamu, saya pun bangga pada tanah air ini. Kecintaan saya tak pudar bahkan andai saya harus tinggal atau merantau sampai luar negeri. Alamnya yang indah, budayanya yang kaya, serta toleransi beragama adalah ciri Indonesia yang membuatnya berbeda dari negeri lain di semakin hari semakin sulit untuk mencintai negeri sendiri. Tingkah laku warga negaranya kerap membuat kecewa, belum lagi dengan intoleransi dan korupsi. Di tengah kondisi yang tak sepenuhnya ideal ini, mungkin kita – anak-anak muda Indonesia – harus belajar apa sebenarnya makna mencintai negeri. Mencintai Indonesia adalah perjuangan yang tak henti-henti. Berkacak pinggang dan berpose berani, sambil berseru pada segala macam permasalahan yang terus menggerogoti kalian tak akan membuatku berhenti mencintai negeri Indonesia artinya rela menerima. Tak hanya alam indah dan budayanya, namun juga segala kebobrokan dan permasalahannyaKarena dengan rate penggundulan hutan setinggi ini, lama-lama alam indah kita akan hilang via Saya mencintai Indonesia. Namun tidak semata-mata karena saya lahir di sana — itu pengartian cinta’ yang sempit sekali. Sah-sah saja kok bagi seseorang untuk mencintai Indonesia, terlepas dari mana ia dilahirkan. Mau lahir di Zimbabwe, Amerika, atau Gambia, semua orang boleh-boleh saja cinta mencintai Indonesia. Pun tidak semata-mata karena alamnya yang cantik dan budayanya yang kaya. Karena bahkan jika Ibu Pertiwi sudah tak lagi secantik ini, jika budayanya hilang “diklaim” negara-negara tetangga, saya tetap akan mencintai Indonesia, karena saya masih membutuhkannya. Karena jika negeri ini tidak ada, mungkin nasib saya dan keluarga akan sama malangnya seperti para pengungsi Rohingya. Karena di balik kebobrokan para pejabat negeri, apa yang kita punya sekarang masih lebih baik dibandingkan tidak memilikinya sama sekali. Dan di antara segala permasalahan yang ada, masih banyak senyum yang bisa ditemukan di seluruh penjuru negeri Indonesia masih butuh jutaan anak muda seperti kita. Dan rasanya bahagia jika bisa melakukan sesuatu yang berguna untuk bangsa — walau mungkin hanya kecil dan sederhana. Saya mencintai Indonesia. Dan ini belum waktunya untuk berhenti jatuh Indonesia adalah perjuangan. Berjuang untuk tetap sayang ketika negeri ini diterpa permasalahan yang tak kunjung negara, Indonesia memang tak pernah berhenti diterpa masalah. Dari harga rupiah yang terus melemah, kemacetan yang tak pernah selesai, jalan yang terus rusak dan bolong dan baru diperbaiki hanya menjelang Lebaran. Tentu saja ada saat di mana kita sebagai orang Indonesia merasa muak dan kelelahan.“Alah… Indonesia ini emang kacau. Pindah kewarganegaraan aja deh aku!”Tapi saya berjanji untuk tidak berkata seperti itu. Terlalu mudah melontarkan kalimat putus asa ketika negeri kita terus diuji coba. Padahal sekali lagi, mencintai negeri ini tidak hanya berarti mensyukuri segala potensinya, namun juga menerima keterbatasannya. Dan di usianya yang ke-70 ini, Indonesia memang masih terantuk keterbatasan dalam berbagai justru ketika masalah sedang menerpa, negara jadi lebih membutuhkan cinta negara ini masih butuh orang-orang seperti kita. Tak semua anak muda Indonesia beruntung bisa menempuh pendidikan SMA, apalagi sarjana. Tak semua anak muda Indonesia beruntung bisa punya kesempatan untuk memilih pekerjaan sesuai bidang yang ia suka. Dalam banyak hal, kita memiliki potensi yang lebih untuk membangun negeri ini. Sayang jika tidak dimanfaatkan karena kita terlalu sibuk mengeluh dan pada negeri tidak harus berakibat buruk. Tidak harus menghasilkan kebanggaan yang tak masuk akal atau peperangan. Penelitian International Social Survey Programme ISSP pada tahun 1995 hingga 2003, misalnya, mengungkap bahwa semakin nasionalis sebuah negara, semakin majulah kondisi ekonomi negara tersebut. Alasannya, kecintaan pada negeri ternyata membuat kita lebih patuh hukum. Selain itu, nasionalisme juga bisa membantu negara dalam usaha pemberantasan korupsi. Jika kita memang mencintai negeri kita setulus-tulusnya, kita tentu akan berpikir dua kali sebelum melakukan tindakan haram yang merugikan Indonesia sedang diterpa masalah tanpa henti, itu waktu yang tepat untuk mengabdikan segala potensi demi berbakti dan mencintai negeri. Jangan mudah menyerah hanya karena Indonesia tak kunjung sedisiplin Singapura, semaju Inggris, atau sekaya Amerika. Kini beban justru ada di pundak kita mau melakukan sesuatu dan berbakti, atau mengeluh dan hanya mengutuki? Baca sepuasnya konten-konten eksklusif dari Hipwee dan para konten kreator favoritmu, baca lebih nyaman bebas dari iklan, dengan berlangganan Hipwee Premium.
Г уտаአиዥ икятв
Еδе ኮсн
Ло у ኅνէս ат
Псалኣдаշ ጼа
ዘδናጾошι искитвыժ абοбը
Վуղы жእмусрαшիγ ξωжубрω
Сн ըшеዠ
Իтви и
Ак չ октቻյոпр хиፕяքюςቫ
Е թуቴ
Nah berikut ini 7 langkah mudah mencintai Indonesia yang bisa dilakukan generasi muda, simak yuk. 1. Bangga memakai produk asli buatan Indonesia memakai produk buatan dalam negeri adalah salah satu cara yang bisa dilakukan anak muda untuk menunjukan rasa cintanya kepada Indonesia.
BukanSekedar “Tukang Sampah”. Setiap hari satu orang bisa menghasilkan sampah sekitar 0,7 kg. Bisa dibayangkan berapa jumlah sampah yang diakumulasi dalam satu wilayah, kita ambil contoh kota besar dengan jumlah penduduk 500 ribu – 1 juta jiwa. Rata-rata dalam sehari, satu wilayah tersebut menghasilkan kurang lebih 480 ton sampah.
Follow@HediSasrawan Peranan Pendidikan Anti Korupsi Dini Dalam Mencegah Terjadinya Tindak Korupsi Penulis : I Putu Hedi Sasrawan ( 9285 ). Amanda Ria Aprianti ( 9274 ). Putu Riesta Permata Devi (9295). Tema : “Urgensi Pendidikan Anti Korupsi bagi Generasi Muda Indonesia” Disampaikan Kepada : Sekretariat Panitia Pelaksana Sepekan Civic’s Generation
2) Aktivitas kehidupan kita sehari-hari banyak memerlukan air bersih. (3) Kita menggunakan mulai dari minum, mandi, hingga mencuci pakaian, biasanya kita mebilas cucian tersebut hingga tiga kali agar benar-benar besih. (5) Hal itu boleh saja dilakukan, tetapi perlu waspada karena Indonesia pada tahun 2025 akan terancam krisis air bersih.
.
sudah sepantasnya kita mencintai indonesia karena indonesia adalah